Wednesday, January 25, 2012

PERWILAYAHAN DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI SAYURAN BERBASIS AGRIBISNIS DI KOTA TARAKAN

Kota Tarakan merupakan kota pulau yang terletak di utara Provinsi Kalimantan Timur dengan luas wilayah daratan ± 250.80 Km2. Kota ini memiliki posisi strategis yang memungkinkan Kota Tarakan menjadi “kota transit” yang penting setelah Kota Balikpapan baik bagi kabupaten/ kota sekitarnya maupun dalam hubungan dagang dengan negara tetangga Malaysia dan Filipina. 
Kota Tarakan telah mencanangkan visi sebagai “Kota Jasa dan Perdagangan” namun masih terdapat cukup banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada kegiatan usahatani terutama usahatani semusim dengan komoditas utama hortikultura sayur-sayuran dan Palawija. Usahatani ini telah cukup lama dilakukan sebagaimana dikemukakan Wahyuni (2009) bahwa pada masyarakat Suku Toraja di Kota Tarakan usahatani telah dilakukan > 30 tahun.  
Usahatani di Kota Tarakan mengalami berbagai kendala yaitu kendala biofisik lahan dan sosial ekonomi. Kendala biofisik diantaranya tanah kurang subur dengan kandungan unsur hara N dalam kategori rendah sedangkan unsur hara P sangat rendah dan unsur hara K sangat rendah dengan kelas tekstur lempung berpasir (sandy loam)

Thursday, January 5, 2012

DAMPAK LINGKUNGAN SISTEM PERTANIAN LAHAN GAMBUT

PENDAHULUAN
Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan permintaan terhadap produk pertanian maka kebutuhan akan perluasan lahan pertanian juga meningkat. Lahan yang dulunya dianggap sebagai lahan marjinal, seperti lahan gambut, menjadi salah satu sasaran perluasan lahan pertanian. Lahan ini menjadi pilihan yang potensial terutama bagi perkebunan skala besar karena lebih jarang penduduknya sehingga konflik tata guna lahan relatif lebih kecil (Agus dan Subiksa, 2008).
Lahan gambut adalah lahan yang memiliki lapisan tanah kaya bahan organik (C-organik > 18%) dengan ketebalan 50 cm atau lebih. Bahan organik penyusun tanah gambut terbentuk dari sisa-sisa tanaman yang belum melapuk sempurna karena kondisi lingkungan jenuh air dan miskin hara. Oleh karenanya lahan gambut banyak dijumpai di daerah rawa belakang (back swamp) atau daerah cekungan yang drainasenya buruk (Agus dan Subiksa, 2008).
Gambut terbentuk dari timbunan sisa-sisa tanaman yang telah mati, baik yang sudah lapuk maupun belum. Timbunan terus bertambah karena

Saturday, December 3, 2011

KAJIAN LITERATUR PERENCANAAN PENGEMBANGAN WILAYAH PERTANIAN BERBASIS AGRIBISNIS

Kajian Perencanaan pengembangan wilayah tidak terlepas dari berbagai teori pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah. Posting kali ini ingin berbagi untuk sesama blogger yang membutuhkan beberapa literatur terkait Perencanaan Pengembangan Wilayah.
Materi ini mungkin belum sempurna untuk menjawab kebutuhan teman-teman, namun beranjak dari niat berbagi pengetahuan, semoga tetap bermanfaat.
Kajian ini dikutip dari berbagai sumber dan merupakan bagian dari assesment Kuliah Perencanaan Lingkungan dan Pengembangan Wilayah. Terima kasih sumber pustaka yang menjadikan tulisan ini menjadi kaya pengetahuan, salam Blogger...


http://www.ziddu.com/download/17664444/TeoriPengembg1.pdf.html

Monday, October 17, 2011

SENJA BERSAMAMU

Kutapaki satu persatu anak tangga yang tak beraturan. Biasanya aku mengunjungimu karena aku tau aku harus melakukan itu atau karena aku sudah cukup lama tak mengunjungimu. Tapi kali ini.. aku tak tahu persis mengapa aku datang… Aku hanya ingin datang… Aku merasa perlu untuk datang.

Tempat yang indah, aku selalu berpikir begitu sejak dulu. Meski untuk mencapainya seringkali membuat napasku tersengal-sengal, tapi tempatmu selalu membuat aku melupakan kelelahanku. Begitu indah kan..? Dari tempatmu aku bisa menyaksikan kesibukan kota, rumahku, bahkan langit terlihat begitu dekat dari sini. Dulu ketika aku meyakini bahwa kau tinggal dilangit, aku sering berpikir mungkin aku bisa mengunjungimu sesekali, apalagi ketika aku begitu merindukanmu, yang kulakukan hanyalah memandang langit, aku berusaha keras untuk mencari dimana persisnya kau tinggal…